4 KEWAJIBAN SEIRING DATANGNYA 4 PERISTIWA

4 KEWAJIBAN SEIRING DATANGNYA 4 PERISTIWA

Pertama marilah kita memanjatkan puji syukur Alhamdulillah kepada Allo SWT atas segala nikmat yang alloh berikan kepada kita. Kita syukuri dengan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada alloh SWT.Sholawat serta salam semaga tercurah kepada Nabi Akhir jaman ,Muhammad SAW.

Jamaah jumah rokhimakumulloh
Dalam menjalani hidup kadang kita terlena dengan apa yang terjadi pada diri kita setidaknya ada 4 peristiwa yang kita rasakan yaitu nikmat, musibah ketaatan dan kemaksyiatan. Kita sebagai muslim harus sadar betul dengan peristiwa yang terjadi pada diri kita. Terkait dengan masalah tersebut kita sebagai muslim mempunyai 4 kewajiban saat datang 4 peristiwa yaitu:
1. Kewajiban bersyukur pada waktu menerima nikmat
2. Kewajiban bersabar waktu ditimpa musibah
3. Kewajibgan menyadari akan petunjuk waktu menjalankan ketaatan
4. Kewajiban bertobat saat kita terlanjur menjalankan maksyiat

Jamaah jumah rokhimakumulloh

Untuk lebih jelasnya akan kami uraikan sebagai berikut :
1. Kewajiban bersyukur pada waktu menerima nikmat
Nikmat yang kita rasakan ,yang kita terima semua berasaal dari Alloh SWT,dengan karunianya yang agung seluruh makhluk hidup di muka bumi ini menerima jatah rezeki .nikmat yang kita terima begitu banyak dan kita tidak mungkin bisa menghitungnya, sebagaiman disebutkan dalam Alquran Surat Ibrohim :34

Artinya -Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat dzalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).
Dengan begitu banyak nikmat mengapa kita masih lalai ? dalam surat ar Rohman Alloh mengingatkan kita dalam surat (Arrohman:32)

“maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan”
Kewajiban kita saat menerima nikmat adalah dengan bersyukur,dengan bersyukur maka Alloh akan menambah nikmat Nya,namun jika mengkufurinya maka ketahuilah azab alloh sangat pedih

Artinya :Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih".(Ibrohim :7)

2. Bersabar saat kita ditimpa musibah.
Musibah dilihat sumbernya ada dua macam yaitu musibah yang berasal dari alam dan musibah yang berasal dari kelalain manusia, semua musibah yang terjadi sudah menjadi kehendak Alloh SWT. Kewajiban kita saat mendapat musibah adalah bersabar dan bertawakal kepada Alloh. Namun masih banyak umat islam yang salah dalam menanggapi musibah seperti dengan menggelar ritual tolak bala dengan membuat sesaji yang dipersembahkan kepada penghuni tempat –tempat tertentu , agar penghuninya tidak marah danj tidak lagi ada bencana.


Artinya :Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (Albaoqroh ;45)

3. Kewajiban untuk menyadari akan petunjuk Alloh saat kita menjalankan ketaatan.
Kita sekarang berada di sini sedang melaksanakan sholat jumat.ini adalah sebuah ketaatan ,kiat melaksanakan sholat lima waktu secara rutin dan tidak” bolong-bolong”ini kataatan, ini merupakan karunia Alloh yang besar yang diberikan kepada kita, kita bisa melaksanakan karena kita mendapat hidayah dari Alloh SWT.kita tidak boleh berbangga diri dengan menganggap bahwa yang kita lakukan adalah hasil jerih payah kita sendiri tanpa campur tangan Alloh SWT

Artinya : Kami berfirman: "Turunlah kamu semua dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".(al baqoroh :38)
4. Kewajiban bertobat saat kita terlanjur menjalankan maksyiat
Kita dalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan kekeliruan dan dosa.Manusia melakukan maksyiat didorong oleh hawa nafsu ,dan didukung oleh bujuk rayu syetan, yang demikian gencar sehingga akal menjadi lumpuh tak berdaya. Kita tidak boleh terlena dan tidak boleh menyerah begitu saja,m perlu usaha keras untuk menyingkirkan kehendak nafsu dan rayuan syetan. Namun jika sudah terlanjur melakukanya Alloh memberikan solusi uanutk dapat menghapus dosa itu yaitu dengan bertobat” tobatan nasuha”.Dalam bertobat harus kita lakukan dengan ikhlas dan berusaha utuk tidak mengulanginya lagi,menyesali perbuatanya dengan diikuti amal sholeh.

Artinya: Sesungguhnya tobat di sisi Allah hanyalah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertobat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah tobatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Jamaah jumah rokhimakumulloh
Demikian khutbah saat ini,semoga Alloh selalu membimbing kita ke jalan yang benar.Amiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar